ERP Untuk Koperasi Indonesia

Per tahun 2016 saja Indonesia sudah memiliki 209.000 koperasi. Meskipun Indonesia memiliki jumlah koperasi terbanyak di dunia, negara hanya mengantongi sekitar 1,7% Produk Domestik Bruto (PDB) dari koperasi (Kompas.com – 28/01/2016).

Kondisi ini menandakan bahwa integrasi koperasi masih harus dibenahi. Lantas, solusi apa yang dapat kita berikan kepada koperasi?

Salah satu teknologi terpopuler di bidang bisnis dan industri adalah aplikasi ERP. Perusahaan berskala besar memanfaatkan ERP untuk manajemen proses bisnisnya. ERP atau Enterprise Resource Planning merupakan sebuah sistem informasi yang menyatukan seluruh aktivitas bisnis suatu badan usaha secara real-time.

 

Apa faktor utama kegagalan produktivitas koperasi?

Kebanyakan koperasi gagal akibat ketidakdisiplinan. Salah satunya, kebiasaan menghutang. Dengan laporan real time dan terstruktur, koperasi akan lebih mudah dalam menagatur/menagih utangnya. Sehingga manajemen koperasi dapat lebih terarah. 

Mungkinkah koperasi menggunakan ERP?

Jawabannya, sangat mungkin.

Biaya implementasi dan pemeliharaan yang tinggi membuat ERP erat kaitannya dengan perusahaan skala besar. Padahal, ERP juga dapat digunakan oleh badan usaha seperti koperasi.

Saat ini ERP banyak dikembangakan ERP sederhana atau yang sering disebut ERP mini. Sistem ERP mini mungkin tidak selengkap dan sebesar sistem ERP pada umumnya. Tetapi, kembali lagi, teknologi akan bermanfaat jika pas porsinya dengan kebutuhan.

Koperasi, dalam hal ini, dapat memanfaatkan ERP mini. Baik koperasi produksi maupun koperasi simpan pinjam dapat terbantu dengan pendataan otomatis di ERP.

ERP seperti apa yang menguntungkan koperasi?

ERP bermanfaat bagi koperasi untuk meningkatkan efisiensi proses bisnisnya sehari-hari. Dari yang awalnya semua pencatatan dan laporan dilakukan secara manual, menjadi otomatis diatur dalam sistem.

Bahkan, ERP koperasi di seluruh Indonesia dapat terintegrasi satu sama lain. Hal ini memungkinkan proses supply chain barang antar koperasi di daerah berjalan lebih efisien.

Hal inilah yang diusahakan Aruna, sebuah aplikasi integrasi perikanan yang mendata hasil tangkapan nelayan seluruh Indonesia. Meskipun belum berwujud ERP, konsep integrasi koperasi ini dapat diterapkan kepada koperasi-koperasi di Indonesia.

Apa saja manfaat ERP untuk koperasi?

  1. Input data real time secara online, kapan saja di mana saja
  2. Mengetahui data transaksi koperasi real-time sehingga transparan
  3. Mengetahui persediaan barang
  4. Menambahkan item barang dalam inventory
  5. Memudahkan melihat jumlah dan data penjualan dan pembelian
  6. Melakukan fungsi kontrol terhadap perubahan data dalam dokumen
  7. Melihat data anggota koperasi
  8. Melihat data mitra koperasi
  9. Mengetahui utang piutang anggota maupun mitra koperasi
  10. Catatan Transaksi lebih rapi, akurat, dan valid
  11. Tingkat human error minimum karena pendataan otomatis
  12. Memantau kinerja koperasi dari laporan keuangan
  13. Terkoneksi dengan koperasi lain, memungkinkan terjadinya transaksi antar koperasi
  14. Meningkatkan partisipasi langsung anggota koperasi

Modul apa saja yang cocok untuk ERP koperasi?

  1. Penjualan (Sales)
  2. Pembelian (Purchase)
  3. Gudang dan Persediaan (Inventory)
  4. Pendapatan (Revenue)
  5. Pengeluaran/Biaya (Expenses)
  6. Utang (Account Payable)
  7. Piutang (Account Receivable)
  8. Jurnal (Journal)
  9. Buku Besar (Ledger)
  10. Laporan (Report)
  11. Mitra (Supplier/Customer)

Bagaimana dengan koperasi yang tidak punya akses ke internet yang stabil?

Perkembangan teknologi memungkinkan ERP dapat diakses tanpa menggunakan koneksi internet dan dijalankan secara offline. Pengguna dapat menginput data ketika offline, data akan tetap tersimpan dalam database. Ketika device terkoneksi ke internet maka data inputan offline tersebut baru akan terdorong ke database online. Fungsi ini juga diusahakan oleh Aruna.

Apa saja spesifikasi teknis ERP koperasi?

Untuk sistem ERP koperasi yang reliable, maka bahasa pemrograman perlu disesuaikan dengan kebutuhan koperasi sasaran.

Untuk memungkinkan fungsi push dan pull data ketika device dalam keadaan offline, Qasico misalnya membuat ERP koperasi dengan bahasa pemrograman GO Language 1.8.3 dan penyimpanan database kombinasi lokal dan cloud.

Maka dari itu, ERP untuk koperasi sangat memungkinkan dan dapat menyelamatkan koperasi Indonesia di era kini.


Artikel ini ditulis oleh Hilda AwwaliyaBusiness Analyst  di Qasico Teknologi Indonesia. Hilda sudah menangani proyek ERP seperti QORA (integrasi ERP untuk PT Marc Dynamics Indonesia), Fishlog Mobile Apps Aruna, Integrated Fishery Platform Aruna.


Referensi:

http://ekonomi.kompas.com/read/2016/01/28/134603626/jumlah.koperasi.di.indonesia.terbanyak.di.dunia.tapi.sumbangan.ke.PDB.sangat.kecil

https://id.techinasia.com/aruna-indonesia-sejahterakan-nelayan-lewat-teknologi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *